Pelaku –pelaku yang terlibat dalam pasar
valuta asing antara lain :
Dealer
Dealer umumnya berfungsi sebagai pihak
yang membuat pasar bergairah (market maker) di pasar uang. Dealer umumnya
mengkhususkan pada mata uang tertentu dan menetapkan tingkat persediaan
tertentu pada mata uang tersebut. Biasanya yang bertindak sebagai dealer adalah
pihak Bank, meskipun ada juga beberapa dari nonbank. Mereka mendapatkan
keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli valuta asing.
Perusahaan atau Perorangan
Perusahaan maupun individu dapat pula
melakukan transaksi perdagangan valuta asing (valas). Pasar valuta asing
dimanfaatkan untuk memperlancar bisnis. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah
eksportir, importir, investor internasional, perusahaan multinasional, dan
sebagainya.
Spekulan dan Arbitrator
Spekulan dan arbitrator bertindak atas
kehendak mereka sendiri dan mereka tidak memiliki kewajiban untuk melayani
konsumen serta tidak menjamin kelansungan pasar, berbeda dari dealer. Spekulan
juga pelaku pasar yang akan meramaikan transaksi dipasar uang. Para spekulan mendapat
keuntungan dari perubahan atau fluktuasi harga umum (capital gain). Sementara
itu, arbitrator memperoleh keuntungan dengan memanfaatkan perbedaan harga di
berbagai pasar.
Bank Sentral
Fungsi Bank Sentral dalam pasar valuta
asing umumnya adalah sebagai stabilitator nilai tukar mata uang lokal. Bank
sentral memanfaatkan pasar valuta asing untuk mendapatkan atau membelanjakan
cadangan valuta asing agar dapat mempengaruhi stabilitas nilai tukar mata uang
sehingga berdampak positif bagi perekonomian nasional.
Pialang
Pialang bertindak sebagai perantara yang
mempertemukan penawaran dan permintaan terhadap mata uang tertentu. Agar dapat
melakukan tugasnya dengan baik, perusahaan pialang memiliki akses langsung
dengan dealer dan bank diseluruh dunia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar